Berita Utama

Menelusuri Lokasi Syuting Drama “Head Over Heels”

Drama Korea Head Over Heels berhasil menarik perhatian penonton lewat kisah fantasi romantis antara Park Seong A dan Bae Gyeon U yang dibalut suasana misterius, hangat, sekaligus emosional. Tidak hanya alur ceritanya yang memikat, drama ini juga menghadirkan berbagai lokasi syuting indah di Korea Selatan yang membuat setiap adegan terasa semakin hidup dan sinematik. Sebagai Korea Tourism Organization Jakarta Office, kami mengajak Anda untuk menyusuri beberapa lokasi syuting ikonik dari drama ini yang bisa masuk ke dalam wishlist perjalanan Anda berikutnya ke Korea. Mulai dari taman bunga romantis, jalanan penuh pohon maindenhair yang memesona, hingga pantai cantik di pesisir timur Korea, semuanya menawarkan pengalaman ala K-Drama yang tak terlupakan. 1. The Garden of Morning Calm Salah satu adegan paling memorable dalam drama terjadi saat Park Seong A dan Bae Gyeon U menikmati momen romantis di tengah taman bunga yang tenang dan penuh warna. Lokasi ini juga menjadi tempat momen emosional yang memperlihatkan kedekatan hubungan keduanya dalam suasana yang dreamy dan hangat. Terletak di Gapyeong, Provinsi Gyeonggi-do, The Garden of Morning Calm merupakan arboretum terkenal yang dibuka pada tahun 1996 oleh Profesor Han Sang-kyeong. Tempat ini dikenal sebagai salah satu taman terindah di Korea dengan lebih dari 5.000 jenis tanaman dan berbagai thematic garden yang berubah suasana setiap musim. Musim semi dan musim gugur menjadi waktu favorit wisatawan untuk berkunjung karena bunga bermekaran dan dedaunan berubah warna menjadi merah keemasan. Saat musim dingin, taman ini juga terkenal dengan festival iluminasi malamnya yang sangat cantik dan romantis. Untuk menuju ke sini dengan transportasi umum, wisatawan dapat naik ITX Cheongchun dari Seoul menuju Stasiun Cheongpyeong atau Gapyeong, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan bus lokal atau shuttle bus menuju taman. Lokasinya cukup mudah dijangkau untuk perjalanan sehari dari Seoul. 2. Gokgyocheon Stream Maidenhair Tree Street Dalam drama, jalan ini muncul saat Park Seong A berjalan sendirian sambil memikirkan perasaannya terhadap Bae Gyeon U. Deretan pohon maidenhair yang panjang menciptakan suasana melankolis namun indah, sangat cocok dengan nuansa emosional drama tersebut. Gokgyocheon Stream Maidenhair Tree Street atau sering dikenal sebagai Maidenhair Tree Road di Asan merupakan salah satu spot musim gugur paling populer di Korea Selatan. Jalan ini dipenuhi pohon maidenhair yang berubah menjadi warna kuning emas saat autumn tiba, menciptakan lorong alami yang sangat fotogenik. Setiap tahun, terutama pada akhir Oktober hingga awal November, banyak wisatawan lokal maupun internasional datang untuk menikmati pemandangan autumn foliage dan berburu foto ala K-Drama. Suasananya terasa tenang dengan jalur pedestrian yang nyaman untuk berjalan santai atau bersepeda di sepanjang sungai. Jika menggunakan transportasi umum dari Seoul, wisatawan dapat naik KTX atau kereta menuju Stasiun Asan, lalu melanjutkan perjalanan menggunakan bus lokal atau taksi menuju area Gokgyocheon Stream. Perjalanan dari Seoul memakan waktu sekitar 1,5–2 jam tergantung jenis transportasi yang digunakan. 3. Naksan Beach Pantai ini menjadi latar beberapa adegan emosional antara Park Seong A dan Bae Gyeon U yang memperlihatkan perasaan mereka semakin dalam di tengah suara ombak dan langit biru pantai timur Korea. Nuansa tenang dari laut membuat adegan-adegannya terasa semakin menyentuh hati. Naksan Beach berada di Yangyang, Provinsi Gangwon-do, dan terkenal dengan pasir putih bersih serta panorama sunrise yang spektakuler. Pantai ini berada tidak jauh dari Naksansa Temple, salah satu kuil bersejarah terkenal di pesisir timur Korea. Kawasan Yangyang sendiri belakangan semakin populer di kalangan anak muda Korea karena suasana coastal town-nya yang santai, cafe-cafe estetik, dan budaya surfing yang berkembang pesat. Musim panas menjadi waktu paling ramai dikunjungi wisatawan untuk menikmati pantai, namun musim semi dan awal autumn juga sangat direkomendasikan bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana lebih tenang sambil menikmati angin laut yang sejuk. Untuk menuju Naksan Beach dengan transportasi umum, wisatawan dapat naik bus express dari Seoul menuju Terminal Yangyang, lalu melanjutkan perjalanan dengan bus lokal menuju area Naksan. Dari Sokcho pun tersedia bus menuju kawasan pantai ini sehingga cukup mudah dijangkau bagi wisatawan yang ingin menjelajahi pesisir timur Korea. Drama Head Over Heels tidak hanya menghadirkan kisah cinta fantasi yang menarik, tetapi juga memperlihatkan keindahan berbagai destinasi di Korea yang bisa dikunjungi langsung oleh para penggemar K-Drama. Dari taman penuh bunga yang romantis, lorong pohon maidenhair yang ikonik, hingga pantai indah di Gangwon-do, setiap lokasi menawarkan pengalaman berbeda yang membuat perjalanan ke Korea terasa seperti masuk ke dalam adegan drama favorit Anda sendiri. Kode Minggu Kedua : 7915

Jumlah Wisatawan Indonesia ke Korea 2025 Terbanyak Sepanjang Sejarah

2025 – 2026 100 Must-Visit Tourist Spots of Korea Masih Menjadi Pusat Promosi KTO Jakarta, 2 Februari 2026 . Minat wisatawan Indonesia mengunjungi Korea selalu meningkat selama beberapa tahun terakhir, terutama setelah pandemi berakhir. Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya angka kunjungan wisatawan Indonesia ke Korea selama beberapa tahun terakhir dari data KTO, yaitu 2019 berjumlah 278 ribu wisatawan, 2020-2022 mengalami penurunan karena pandemi, 2023 berjumlah 250 ribu wisatawan, 2024 berjumlah 336 ribu wisatawan, 2025 berjumlah 365.596 wisatawan. Angka wisatawan Indonesia ke Korea pada 2025 menandai jumlah wisatawan Indonesia ke Korea paling banyak sepanjang sejarah dan telah mencapai target yang telah ditentukan di awal tahun 2025. Selama tahun 2025, Indonesia menduduki peringkat 9 di tingkat global dan peringkat 4 di tingkat ASEAN (setelah Filipina, Vietnam dan Singapura) sebagai penyumbang wisatawan internasional terbanyak ke Korea. Peringkat ini memiliki posisi yang sama dibandingkan tahun lalu. “Kami sangat senang dengan kabar ini karena hal ini menunjukkan eksistensi budaya Korea dan potensi pariwisata Korea di Indonesia masih terus bertahan dari waktu ke waktu, walaupun di tahun 2025 dunia sempat mengalami krisis beragam. Tentunya, kami juga akan terus berusaha untuk memberikan yang terbaik dalam mempromosikan pariwisata Korea di Indonesia secara positif melalui berbagai kampanye wisata tematik Korea (wisata muslim, wisata keluarga, wisata edukasi, MICE, Medical & Wellness), memberikan support yang variatif untuk kunjungan ke Korea, serta mengadakan acara – acara besar untuk promosi pariwisata Korea. Selama 2025 juga terdapat banyak faktor yang memengaruhi peningkatan jumlah kunjungan wisatawan Indonesia ke Korea, baik dari kampanye KTO di Indonesia maupun kebijakan dari institusi pemerintah lainnya yang mempermudah perjalanan wisatawan Indonesia ke Korea. Diantaranya adalah penerbangan transit baru dari berbagai maskapai internasional, pembebasan biaya elektronik grup visa ke Korea selama 2025, konser K-pop besar yang berlangsung di Korea, serta banyaknya pihak dari dunia pariwisata yang telah terlibat mempromosikan Korea sebagai salah satu destinasi wisata popular di Indonesia. Pada tahun 2026, beberapa hasil survei di Indonesia menyatakan bahwa pola perjalanan wisatawan Indonesia kini lebih stabil dan Korea selalu menjadi salah satu destinasi favorit, kebijakan pembebasan biaya elektronik grup visa yang diperpanjang hingga Juni 2026, serta berbagai projek kampanye kerjasama KTO dengan berbagai pihak menjadi faktor penting terus meningkatnya kunjungan wisatawan Indonesia ke Korea di 2026.” Ujar Direktur Korea Tourism Organization Jakarta Office, Kim Jisun. Pada tahun 2026, KTO Jakarta tetap melakukan berbagai inovasi kampanye untuk mempromosikan pariwisata Korea dengan tema – tema tertentu. Wisata tematik, seperti wisata muslim, wisata keluarga, wisata olahraga, wisata medis dan pembugaran maupun MICE. Selain itu, KTO Jakarta juga akan berkolaborasi dengan brand – brand terkenal Indonesia dan lebih banyak melakukan ekspansi ke berbagai kota di seluruh Indonesia untuk melakukan promosi, terutama di kota – kota besar yang memiliki minat tinggi berlibur ke luar negeri. KTO pada tahun 2026 masih mengedepankan kampanye 2025 – 2026 100 Must-Visit Tourist Spots of Korea yang berisi 100 destinasi wisata yang paling ikonik di seluruh penjuru Korea untuk wisatawan mancanegara. Beberapa destinasi ikonik yang masuk dalam 100 Must Visit Tourist Spot dan perlu dieksplor lebih lanjut oleh wisatawan Indonesia adalah Seongsu-dong Street, Cheongwadae Complex, Imjingak Resort, Songdo Central Park, Gwangmyeong Cave, Museum SAN, Mancheonha Skywalk, Beopjusa Temple, Daecheon Beach, Space Walk, Kkotji Beach, Oseong Hanok Village, DPIRANG, National Asian Culture Center, dan OSIRIA Tourist Complex. Melalui program promosi yang dilakukan KTO pada tahun 2026, KTO Jakarta menargetkan sekitar 425 ribu wisatawan Indonesia akan mengunjungi Korea. Informasi tentang wisata Korea akan selalu diperbaharui dan dapat dicek di akun instagram @ktoid dan website https://english.visitkorea.or.kr/svc/br/JKToffice. Silakan kunjungi akun media sosial dan website KTO Jakarta untuk informasi lebih lanjut. Referensi: • https://datalab.visitkorea.or.kr/datalab/portal/nat/getForTourForm.do (KTO Data Lab) • https://english.visitkorea.or.kr/svc/contents/contentsView.do?vcontsId=145437 (Visit Korea) • https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/93688/tiket-com-ungkap-arah-baruperjalanan-wisata-2026 (Bloombergtechnoz, Januari 2026) • https://id.mofa.go.kr/id-id/brd/m_2710/view.do?seq=748863&page=1 (Kedutaan Besar Republik Korea untuk Republik Indonesia, Januari 2026)

Pusat Informasi

Panduan Menikmati Lautan Warna Flora Korea di Pertengahan Tahun (Juni–September)

Musim panas hingga awal musim gugur menjadi salah satu waktu terbaik untuk menikmati pesona alam Korea. Setelah semarak bunga musim semi berakhir, berbagai destinasi di seluruh negeri kembali dipenuhi warna-warni bunga yang bermekaran, menciptakan pemandangan yang tak kalah memukau. Dari taman kota, ladang bunga yang luas, hingga kawasan bersejarah, setiap sudut Korea menawarkan panorama yang berbeda sesuai dengan musim mekarnya masing-masing bunga. Mulai bulan Juni hingga September, wisatawan dapat menyaksikan beragam jenis bunga yang menghiasi lanskap Korea dengan warna dan karakter yang unik. Hamparan hydrangea yang romantis, sunflower yang cerah dan penuh energi, hingga bunga-bunga musiman lainnya menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin berkesan. Jika berencana mengunjungi Korea pada pertengahan tahun, berikut beberapa bunga yang dapat menjadi alasan tambahan untuk memasukkan destinasi-destinasi ini ke dalam daftar perjalanan musim panas Korea. 🪻 JUNI-JULI: MUSIM HYDRANGEA DAN LAVENDER YANG MENAWAN Awal musim panas di Korea disambut oleh mekarnya hydrangea dan lavender yang menghadirkan pemandangan penuh warna di berbagai daerah. Gugusan hydrangea dengan gradasi warna biru, ungu, merah muda, hingga putih menghiasi taman dan jalur pejalan kaki, sementara hamparan lavender menghadirkan lautan ungu yang menenangkan dengan aroma khas yang menyegarkan. Perpaduan keduanya menciptakan suasana yang romantis dan fotogenik, menjadikan bulan Juni hingga Juli sebagai waktu yang tepat untuk menikmati pesona flora Korea dalam balutan warna-warna lembut khas awal musim panas Hydrangea (수국): Simbol Awal Musim Panas Korea Hydrangea menjadi salah satu bunga yang paling dinantikan setiap bulan Juni hingga Juli di Korea. Gugusan bunganya yang besar dengan warna biru, ungu, merah muda, hingga putih menciptakan pemandangan bak lukisan di berbagai taman dan festival bunga. Berkat warna-warnanya yang lembut dan fotogenik, hydrangea juga menjadi salah satu bunga favorit untuk berfoto selama musim panas. Jangsaengpo Hydrangea Festival (장생포 수국축제), Ulsan 🌺 Periode terbaik: Pertengahan - akhir Juni 📍 Lokasi: Jangsaengpo Whale Culture Village, Ulsan 🚆 Akses: Dari KTX Ulsan Station atau Taehwagang Station, lanjut bus lokal atau taksi menuju Jangsaengpo. ✨ Keistimewaan • Salah satu festival hydrangea terbesar di Korea. • Lebih dari 30.000 – 37.000 tanaman hydrangea dari sekitar 40 varietas berbeda menghiasi seluruh area festival. • Hamparan bunga membentang di lereng bukit sehingga menciptakan pemandangan berlapis yang sangat fotogenik. • Tersedia iluminasi malam hari yang menghadirkan suasana romantis berbeda dari kunjungan siang hari. • Berada di kawasan wisata budaya paus (whale culture), sehingga dapat dikunjungi bersamaan dengan museum dan atraksi bertema paus. Camellia Hill (카멜리아힐), Jeju 🌺 Periode terbaik hydrangea: Juni–Juli 📍 Alamat: 166 Byeongak-ro, Andeok-myeon, Seogwipo-si, Jeju-do 🚗 Akses: Sekitar 35–40 menit berkendara dari Bandara Jeju. ✨ Keistimewaan • Taman seluas sekitar 172.000 m² yang terkenal dengan jalur pejalan kaki di tengah bunga-bunga musiman. • Meski terkenal sebagai taman camellia, pada musim panas area ini berubah menjadi salah satu spot hydrangea terindah di Pulau Jeju. • Memiliki berbagai zona taman dengan nuansa berbeda sehingga cocok untuk berjalan santai maupun fotografi. • Lokasinya berdekatan dengan destinasi populer Jeju lainnya sehingga mudah dimasukkan ke dalam itinerary sehari. Honinji Pond (혼인지), Jeju 🌺 Periode terbaik: Juni–Juli 📍 Lokasi: Seongsan-eup, Seogwipo-si, Jeju-do ✨ Keistimewaan • Dikenal sebagai lokasi yang terkait dengan legenda asal-usul masyarakat Jeju. • Jalur di sekitar kolam dihiasi hydrangea yang bermekaran di awal musim panas. • Perpaduan bunga, pepohonan hijau, dan suasana kolam yang tenang menciptakan atmosfer yang berbeda dibanding taman bunga pada umumnya. • Cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan bunga sambil mengenal budaya dan sejarah lokal Jeju. Yulbom Botanical Garden (율봄식물원), Gyeonggi-do 🌺 Periode terbaik: Awal Juni–awal Juli 📍 Alamat: 267-54 Taeheojeong-ro, Toechon-myeon, Gwangju-si, Gyeonggi-do 🚗 Akses: Sekitar 1 jam dari pusat Seoul dengan mobil atau transportasi umum. ✨ Keistimewaan • Salah satu destinasi hydrangea paling populer di sekitar Seoul. • Taman dipenuhi hydrangea berwarna biru, ungu, dan merah muda yang menciptakan suasana bak negeri dongeng. • Memiliki jalur pejalan kaki yang nyaman serta berbagai spot foto yang tersebar di seluruh area taman. • Sangat cocok untuk wisata sehari (day trip) dari Seoul karena lokasinya relatif dekat. Lavender (라벤더): Lautan Ungu yang Menenangkan di Awal Musim Panas Lavender menjadi salah satu bunga yang paling identik dengan bulan Juni di Korea. Hamparan bunga berwarna ungu yang membentang luas, dipadukan dengan aroma khas yang menenangkan, menjadikan lavender sebagai favorit para pencinta alam dan fotografi. Meskipun tidak sebanyak hydrangea, beberapa destinasi lavender di Korea menawarkan pemandangan yang tak kalah memukau, bahkan menghadirkan suasana romantis. Jeongeup Herb Garden (정읍 허브원), Jeongeup, Jeollabuk-do 🌺 Periode mekar terbaik: Awal Juni – awal Juli 📍 Alamat: 188-29 Guryang 1-gil, Guryong-dong, Jeongeup-si, Jeollabuk-do 🚗 Akses: Sekitar 30 menit berkendara dari Stasiun Jeongeup (KTX). ✨ Keistimewaan • Dikenal sebagai salah satu ladang lavender terbesar di Korea. • Memiliki sekitar 300.000 tanaman lavender yang membentuk hamparan ungu di lereng kaki Gunung Chilbosan. • Lanskap berbukit menciptakan pemandangan bergelombang yang berbeda dari kebun lavender pada umumnya. • Biasanya mengadakan festival lavender pada periode puncak mekar sekitar Juni hingga awal Juli. • Sangat cocok untuk fotografi lanskap karena ladang bunga berpadu dengan pegunungan di sekelilingnya Hani Lavender Farm (하늬라벤더팜), Goseong, Gangwon-do 🌺 Periode mekar terbaik: Pertengahan–akhir Juni 📍 Alamat: 175 Kkotdaemaeul-gil, Ganseong-eup, Goseong-gun, Gangwon-do 🚗 Akses: Sekitar 40 menit berkendara dari Terminal Sokcho. ✨ Keistimewaan • Salah satu destinasi lavender paling terkenal di Korea. • Setiap bulan Juni berubah menjadi lautan ungu dan menjadi lokasi penyelenggaraan Goseong Lavender Festival. • Selain lavender, terdapat kebun hydrangea, area rye field, hingga workshop pembuatan sachet dan kerajinan berbahan lavender. • Pengunjung dapat mencicipi produk khas seperti lavender ice cream dan berbagai produk aromaterapi. • Berlokasi tidak jauh dari pesisir timur Korea, sehingga mudah dikombinasikan dengan perjalanan ke Sokcho dan kawasan Laut Timur. Taehwagang National Garden (태화강국가정원), Ulsan 🌺 Periode mekar terbaik: Juni 📍 Alamat: 154 Taehwagang National Garden-gil, Jung-gu, Ulsan 🚆 Akses: Sekitar 10–15 menit dari Taehwagang Station atau pusat Kota Ulsan. ✨ Keistimewaan • Salah satu taman nasional perkotaan terbesar di Korea. • Memiliki zona lavender yang menjadi daya tarik utama pada awal musim panas. • Perpaduan antara hamparan lavender, taman tematik, dan aliran Sungai Taehwa menciptakan suasana yang sangat nyaman untuk berjalan santai. • Cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati bunga tanpa harus bepergian ke daerah pegunungan atau pedesaan. • Dapat dikunjungi bersamaan dengan Bamboo Grove (십리대숲), salah satu ikon wisata Ulsan. 🌻 AGUSTUS–SEPTEMBER: MUSIM SUNFLOWER DAN LOTUS YANG MENYEGARKAN Saat musim panas mencapai puncaknya dan perlahan beralih menuju awal musim gugur, lanskap Korea kembali dihiasi oleh bunga-bunga dengan karakter yang berbeda. Jika hydrangea dan lavender menghadirkan nuansa lembut pada awal musim panas, maka bulan Agustus hingga September identik dengan warna-warna yang lebih cerah dan mencolok. Hamparan sunflower berwarna kuning keemasan yang bermandikan sinar matahari berpadu dengan keanggunan lotus yang bermekaran di atas permukaan air, menciptakan pemandangan yang memikat di berbagai penjuru Korea. Sunflower (해바라기): Lautan Kuning yang Menyambut Akhir Musim Panas Memasuki bulan Agustus hingga September, hamparan bunga matahari mulai menghiasi berbagai wilayah Korea dengan warna kuning cerah yang identik dengan musim panas. Bunga yang selalu menghadap matahari ini menjadi simbol energi, harapan, dan semangat, sekaligus menghadirkan pemandangan yang sangat fotogenik. Dari situs bersejarah berusia ribuan tahun hingga desa pedesaan yang tenang, setiap lokasi menawarkan pengalaman menikmati sunflower dengan latar yang berbeda dan unik. Nanjeong-ri Sunflower Garden (난정리 해바라기정원), Ganghwa, Incheon 🌺 Periode mekar terbaik: Agustus – awal September 📍 Alamat: 736-1 Nanjeong-ri, Gyodong-myeon, Ganghwa-gun, Incheon 🚆 Akses • Dari Seoul, naik Subway Line 2 atau AREX menuju area Incheon, lalu lanjut bus menuju Ganghwa Bus Terminal. • Dari Ganghwa Bus Terminal, lanjut bus lokal menuju Gyodong-myeon dan turun di area Nanjeong-ri. • Alternatif paling praktis adalah menggunakan mobil atau taksi dari Ganghwa karena transportasi umum menuju Gyodong cukup terbatas. ✨ Keistimewaan • Salah satu ladang sunflower terbesar di kawasan Pulau Ganghwa. • Hamparan bunga berpadu dengan panorama laut dan pegunungan di kejauhan, menciptakan pemandangan yang berbeda dari kebun bunga pada umumnya. • Biasanya dibuka bersamaan dengan festival sunflower yang berlangsung dari akhir Agustus hingga pertengahan September. • Cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pedesaan Korea yang tenang sambil berburu foto berlatar lautan bunga kuning. Cheomseongdae Sunflower Field (첨성대 해바라기단지), Gyeongju 🌺 Periode mekar terbaik: Akhir Juli – pertengahan Agustus 📍 Lokasi: Area Cheomseongdae, Hwangnam-dong, Gyeongju-si, Gyeongsangbuk-do 🚆 Akses • Naik KTX hingga Singyeongju Station (신경주역). • Dari stasiun, lanjut bus lokal atau taksi sekitar 15–20 menit menuju kawasan Cheomseongdae. • Jika berangkat dari pusat Kota Gyeongju atau Terminal Bus Gyeongju, perjalanan hanya sekitar 10 menit dengan bus atau taksi. • Lokasi berada di pusat kawasan wisata sejarah Gyeongju sehingga mudah dijangkau dan dapat dikombinasikan dengan kunjungan ke Daereungwon maupun Hwangridan-gil. ✨ Keistimewaan • Salah satu spot sunflower paling ikonik di Korea karena berada di kawasan bersejarah Gyeongju. • Pengunjung dapat mengabadikan hamparan sunflower dengan latar belakang Cheomseongdae, observatorium tertua di Asia Timur. • Bunga matahari di sini biasanya mencapai puncak mekar pada awal hingga pertengahan Agustus. • Berada dekat dengan kawasan wisata populer seperti Daereungwon, Hwangridan-gil, Donggung Palace & Wolji, sehingga mudah dimasukkan ke dalam itinerary sehari. • Perpaduan antara warisan sejarah Kerajaan Silla dan lautan sunflower menjadikan lokasi ini salah satu spot foto musim panas paling terkenal di Korea. Horogoru Sunflower Field (호로고루 해바라기정원), Yeoncheon, Gyeonggi-do 🌺 Periode mekar terbaik: Awal – akhir September 📍 Alamat: Wondang-ri, Jangnam-myeon, Yeoncheon-gun, Gyeonggi-do 🚆 Akses • Naik Subway Line 1 menuju Dongducheon Station. • Lanjut bus lokal ke Jeongok Station, kemudian pindah ke bus menuju area Horogoru Fortress. • Dari halte terdekat, berjalan kaki sekitar 15–20 menit menuju ladang sunflower dan benteng. ✨ Keistimewaan • Berlokasi di sekitar Horogoru Fortress, benteng peninggalan Kerajaan Goguryeo yang berdiri di tepi Sungai Imjin. • Berbeda dari kebanyakan ladang sunflower di Korea, bunga-bunga di sini sengaja ditanam agar mencapai puncak mekar pada bulan September. • Dari atas benteng, pengunjung dapat menikmati panorama hamparan sunflower yang luas dengan latar Sungai Imjin dan perbukitan di sekitarnya. • Terdapat spot foto populer berupa area observasi dan jalur yang menghadap langsung ke ladang bunga. • Menawarkan kombinasi langka antara wisata sejarah, alam, dan bunga musiman dalam satu lokasi. Lotus (연꽃): Keanggunan yang Mekar di Atas Air Berbeda dengan warna cerah sunflower yang mendominasi daratan, lotus menghadirkan pesona yang tenang dan elegan di atas permukaan air. Bunga yang telah lama menjadi simbol kemurnian dan keindahan dalam budaya Asia ini biasanya mulai bermekaran pada Juli dan mencapai kondisi terbaiknya hingga Agustus. Kolam-kolam lotus yang dipenuhi bunga berwarna merah muda dan putih menciptakan suasana damai yang kontras dengan hiruk-pikuk perkotaan, menjadikannya destinasi favorit untuk menikmati sisi lain musim panas Korea. Jocheon Lotus Park (조천연꽃공원), Sejong 🌺 Periode mekar terbaik: Juli – Agustus 📍 Alamat: Beonam-ri, Jochiwon-eup, Sejong-si 🚆 Akses • Naik KTX atau kereta menuju Jochiwon Station (조치원역). • Dari stasiun, lanjut taksi sekitar 10 menit menuju taman lotus. • Alternatif lain adalah menggunakan bus lokal menuju area Beonam-ri. Tersedia area parkir bagi pengunjung yang menggunakan kendaraan pribadi. ✨ Keistimewaan • Salah satu taman lotus terbesar dan paling terkenal di Kota Sejong. • Dipenuhi ribuan bunga lotus yang bermekaran di atas kolam luas selama puncak musim panas. • Tersedia jalur pejalan kaki dan dek observasi yang memungkinkan pengunjung menikmati pemandangan dari berbagai sudut. • Suasana taman yang tenang menjadikannya tempat yang cocok untuk berjalan santai maupun fotografi alam. • Menjadi destinasi favorit warga lokal untuk menikmati keindahan lotus tanpa harus bepergian jauh dari area metropolitan Sejong dan Daejeon. Gyeongpoho Lake (경포호), Gangneung 🌺 Periode mekar terbaik: Juli – Agustus 📍 Alamat: Jeo-dong, Gangneung-si, Gangwon-do 🚆 Akses • Naik KTX menuju Gangneung Station. • Dari stasiun, lanjut bus kota atau taksi sekitar 15 menit menuju Danau Gyeongpoho. • Lokasinya berdekatan dengan Pantai Gyeongpo sehingga mudah dijangkau menggunakan transportasi umum maupun sepeda sewaan yang tersedia di kawasan wisata Gangneung. ✨ Keistimewaan • Danau laguna terkenal di Gangneung yang dikelilingi jalur pejalan kaki dan area rekreasi. • Pada musim panas, sebagian area danau dihiasi bunga lotus yang bermekaran di antara perairan yang tenang. • Menawarkan perpaduan pemandangan danau, pepohonan hijau, serta bunga lotus yang menciptakan suasana menenangkan. • Berlokasi dekat dengan Pantai Gyeongpo sehingga mudah dikombinasikan dengan wisata pesisir Laut Timur. • Cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan bunga sambil menjelajahi salah satu destinasi wisata paling populer di Gangwon-do. Gungnamji Pond (궁남지), Buyeo 🌺 Periode mekar terbaik: Juli – Agustus 📍 Alamat: Dongnam-ri, Buyeo-eup, Buyeo-gun, Chungcheongnam-do 🚆 Akses • Dari Seoul, naik bus antarkota menuju Buyeo Intercity Bus Terminal. • Dari terminal, berjalan kaki sekitar 15–20 menit menuju Gungnamji Pond. • Alternatif lain adalah naik taksi sekitar 5 menit dari terminal bus. ✨ Keistimewaan • Kolam buatan tertua di Korea yang dibangun pada masa Kerajaan Baekje. • Dikenal sebagai salah satu destinasi lotus paling ikonik di Korea dan menjadi lokasi penyelenggaraan Buyeo Seodong Lotus Festival setiap musim panas. • Ribuan bunga lotus bermekaran memenuhi kolam, menciptakan pemandangan spektakuler terutama saat matahari terbit dan menjelang senja. • Jembatan kayu dan paviliun tradisional di sekitar kolam menambah nuansa klasik khas Korea. • Perpaduan antara keindahan bunga lotus dan warisan sejarah Baekje menjadikan Gungnamji sebagai salah satu spot fotografi musim panas paling populer di Korea. 1330 Korea Travel Helpline : +82-2-1330 1330 Text Chat : https://m.site.naver.com/1rEid (tersedia dalam 8 bahasa) *Kolom ini terakhir diperbarui pada Juni 2026, oleh karena itu informasinya mungkin berbeda dari yang disajikan di sini. Kami menyarankan Anda untuk memeriksa pembaruan sebelum berkunjung.

Menelusuri Lokasi Syuting Drama “Head Over Heels”

Drama Korea Head Over Heels berhasil menarik perhatian penonton lewat kisah fantasi romantis antara Park Seong A dan Bae Gyeon U yang dibalut suasana misterius, hangat, sekaligus emosional. Tidak hanya alur ceritanya yang memikat, drama ini juga menghadirkan berbagai lokasi syuting indah di Korea Selatan yang membuat setiap adegan terasa semakin hidup dan sinematik. Sebagai Korea Tourism Organization Jakarta Office, kami mengajak Anda untuk menyusuri beberapa lokasi syuting ikonik dari drama ini yang bisa masuk ke dalam wishlist perjalanan Anda berikutnya ke Korea. Mulai dari taman bunga romantis, jalanan penuh pohon maindenhair yang memesona, hingga pantai cantik di pesisir timur Korea, semuanya menawarkan pengalaman ala K-Drama yang tak terlupakan. 1. The Garden of Morning Calm Salah satu adegan paling memorable dalam drama terjadi saat Park Seong A dan Bae Gyeon U menikmati momen romantis di tengah taman bunga yang tenang dan penuh warna. Lokasi ini juga menjadi tempat momen emosional yang memperlihatkan kedekatan hubungan keduanya dalam suasana yang dreamy dan hangat. Terletak di Gapyeong, Provinsi Gyeonggi-do, The Garden of Morning Calm merupakan arboretum terkenal yang dibuka pada tahun 1996 oleh Profesor Han Sang-kyeong. Tempat ini dikenal sebagai salah satu taman terindah di Korea dengan lebih dari 5.000 jenis tanaman dan berbagai thematic garden yang berubah suasana setiap musim. Musim semi dan musim gugur menjadi waktu favorit wisatawan untuk berkunjung karena bunga bermekaran dan dedaunan berubah warna menjadi merah keemasan. Saat musim dingin, taman ini juga terkenal dengan festival iluminasi malamnya yang sangat cantik dan romantis. Untuk menuju ke sini dengan transportasi umum, wisatawan dapat naik ITX Cheongchun dari Seoul menuju Stasiun Cheongpyeong atau Gapyeong, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan bus lokal atau shuttle bus menuju taman. Lokasinya cukup mudah dijangkau untuk perjalanan sehari dari Seoul. 2. Gokgyocheon Stream Maidenhair Tree Street Dalam drama, jalan ini muncul saat Park Seong A berjalan sendirian sambil memikirkan perasaannya terhadap Bae Gyeon U. Deretan pohon maidenhair yang panjang menciptakan suasana melankolis namun indah, sangat cocok dengan nuansa emosional drama tersebut. Gokgyocheon Stream Maidenhair Tree Street atau sering dikenal sebagai Maidenhair Tree Road di Asan merupakan salah satu spot musim gugur paling populer di Korea Selatan. Jalan ini dipenuhi pohon maidenhair yang berubah menjadi warna kuning emas saat autumn tiba, menciptakan lorong alami yang sangat fotogenik. Setiap tahun, terutama pada akhir Oktober hingga awal November, banyak wisatawan lokal maupun internasional datang untuk menikmati pemandangan autumn foliage dan berburu foto ala K-Drama. Suasananya terasa tenang dengan jalur pedestrian yang nyaman untuk berjalan santai atau bersepeda di sepanjang sungai. Jika menggunakan transportasi umum dari Seoul, wisatawan dapat naik KTX atau kereta menuju Stasiun Asan, lalu melanjutkan perjalanan menggunakan bus lokal atau taksi menuju area Gokgyocheon Stream. Perjalanan dari Seoul memakan waktu sekitar 1,5–2 jam tergantung jenis transportasi yang digunakan. 3. Naksan Beach Pantai ini menjadi latar beberapa adegan emosional antara Park Seong A dan Bae Gyeon U yang memperlihatkan perasaan mereka semakin dalam di tengah suara ombak dan langit biru pantai timur Korea. Nuansa tenang dari laut membuat adegan-adegannya terasa semakin menyentuh hati. Naksan Beach berada di Yangyang, Provinsi Gangwon-do, dan terkenal dengan pasir putih bersih serta panorama sunrise yang spektakuler. Pantai ini berada tidak jauh dari Naksansa Temple, salah satu kuil bersejarah terkenal di pesisir timur Korea. Kawasan Yangyang sendiri belakangan semakin populer di kalangan anak muda Korea karena suasana coastal town-nya yang santai, cafe-cafe estetik, dan budaya surfing yang berkembang pesat. Musim panas menjadi waktu paling ramai dikunjungi wisatawan untuk menikmati pantai, namun musim semi dan awal autumn juga sangat direkomendasikan bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana lebih tenang sambil menikmati angin laut yang sejuk. Untuk menuju Naksan Beach dengan transportasi umum, wisatawan dapat naik bus express dari Seoul menuju Terminal Yangyang, lalu melanjutkan perjalanan dengan bus lokal menuju area Naksan. Dari Sokcho pun tersedia bus menuju kawasan pantai ini sehingga cukup mudah dijangkau bagi wisatawan yang ingin menjelajahi pesisir timur Korea. Drama Head Over Heels tidak hanya menghadirkan kisah cinta fantasi yang menarik, tetapi juga memperlihatkan keindahan berbagai destinasi di Korea yang bisa dikunjungi langsung oleh para penggemar K-Drama. Dari taman penuh bunga yang romantis, lorong pohon maidenhair yang ikonik, hingga pantai indah di Gangwon-do, setiap lokasi menawarkan pengalaman berbeda yang membuat perjalanan ke Korea terasa seperti masuk ke dalam adegan drama favorit Anda sendiri. Kode Minggu Kedua : 7915

Daftar Restoran Ramah Muslim di Korea

Kategori Restoran Ramah Muslim Korea Tourism Organization telah mengkategorikan Restoran yang Muslim-Friendly semenjak 2016 untuk membantu para turis muslim sehubungan dengan makanan. Ada 4 kategori restoran dalam Standar KTO yang masuk dalam kelompok Halal Restoran berikut: DAFTAR RESTORAN RAMAH MUSLIM No Kategori Sertifikasi Jenis Masakan Restoran Foto Alamat Kontak Menu Utama Fasilitas Atraksi Wisata Sekitar 1 Halal Certified Timur Tengah ASALAM (아살람) 7, Jungang-ro 2-gil, Jeju-si, Jeju-do (제주특별자치도 제주시 중앙로2길 7 ) 064-751-1225 Teh Arab, Nasi Mandi Kambing, Kambing Haneeth Parkir, Musholla Gwandeokjeong Pavillion, Yongduam, Samseonghyeol 2 Halal Certified Asia Asian Family Restaurant Dongmoon (아시안 패밀리 레스토랑 동문) 1, Namiseom-gil, Namsan-myeon, Chuncheon-si, Gangwon-do(강원 춘천시 남산면 남이섬길 1) 031-580-8099 Beef Jjajangmyeon, Nasi Bulgogi, Bibimbap Gurita, Nasi Goreng Kimchi Parkir, Musholla Nami Island, Jade Garden, Gapyeong Rail Park 3 Halal Certified Asia Dongmoon Express (동문 익스프레스 - 홍천 비발디파크) 2F, 262, Hanchigol-gil, Seo-myeon, Hongcheon-gu, Gangwon-do(강원 홍천군 서면 한치골길 262 2층) 031-581-8097 Kebab Nasi Goreng Udang dan Nasi Kotak Bulgogi Parkir, Musholla Vivaldi Park, Namnoil Riverside Amusement Park 4 Halal Certified Korea Eid(이드) 67, Usadan-ro 10-gil, Yongsan-gu, Seoul (서울 용산구 우사단로10길 67) 070-8889-8210 Sup Ayam Gunseng, Bulgogi Daging, Semur Ayam - National Museum of Korea, Itaewon Shopping Street 5 Halal Certified Turki Kervan-Famille Station Branch (케르반 파미에스테이션점) 2F, FP216, 205, Sapyeong-daero, Seocho-gu, Seoul(서울시 서초구 사평대로 205 2층 FP216) 02-6282-4767 Mix Kebab Shish, Mix Pide Parkir, Musholla Some Sevit, Gangnam Station Underground Shopping Center 6 Halal Certified Turki Kervan Bakery&Café (케르반베이커리&카페) 1F, 204, Itaewon-ro, Yongsan-gu, Seoul(서울시 용산구 이태원로 204 1층) 02-790-5585 Baklava, Turkish Cookies - Itaewon, War Memorial of Korea, Samsung Museum of Art Leeum 7 Halal Certified Turki Kervan Turkish (Itaewon Branch) (케르반레스토랑 이태원점) 190, Itaewon-ro, Yongsan-gu, Seoul(서울 용산구 이태원로 190) 02-790-5585 Chicken Shish Kebab, Lamb Shish Kebab, Mix Shish Kebab, Truffle Cheese Steak - National Museum of Korea, Itaewon Shopping Street 8 Halal Certified Turki Kervan Turkish Restaurant - COEX Mall Branch (케르반레스토랑 코엑스점) 513, Yeongdong-daero, Gangnam-gu, Seoul (서울 강남구 영동대로 513 ) 02-556-4767 Lokman Shish Kebab, Mixed Steak Kebab, Nurdagi Salad Parkir & Musholla di COEX Mall Bongeunsa Temple, COEX, Seonjeongneung Royal Tombs 9 Halal Certified Turki Mr.Kebab (미스터케밥) 192, Itaewon-ro, Yongsan-gu, Seoul(서울 용산구 이태원로 192) 070-7758-1997 Turkish Kebab Lamb, Pilaf Kebab - National Museum of Korea, Itaewon Shopping Street 10 Halal Certified Korea starcatering (스타케이터링 ) 28, Noksapyeong-daero 46-gil, Yongsan-gu, Seoul (서울 용산구 녹사평대로46길 28) 02-2115-2777 Nasi Bulgogi, Burger Ayam - Seonyudo Park, Yeouido National Assembly Building, water taxi at Dangsan Station, Saetgang 11 Halal Certified Turki Sultan Kebab (술탄케밥) 126, Bogwang-ro, Yongsan-gu, Seoul(서울 용산구 보광로 126) 02-749-3890 Cheese Pide, Pilaf Kebab, Turkish Kebab Mix, Cheese Pide - National Museum of Korea, Itaewon Shopping Street 12 Self Certified Timur Tengah Ahmed’s Asian Cuisine (아멛 아시안 퀴진 ) 639, Baekje-daero, Deokjin-gu, Jeonju-si, Jeollabuk-do (전북 전주시 덕진구 백제대로 639 (금암동 1589-1)) 063-902-0102 Curry in Naan Set Parkir Jeonju Hanok Village, Jeonju Zoo 13 Self Certified Turki Aladdin Kebab(알라딘케밥) 1F, 187, Neungheodae-ro, Yeonsu-gu, Incheon(인천광역시 연수구 능허대로 187, 1층) 032-832-6003 Assorted grill, Arabian Kebab, Chicken Curry Parkir Songdo Central Park, Incheon Metropolitan City Museum 14 Self Certified Timur Tengah CAIRO BBQ (카이로바베큐) 45, Usadan-ro 10-gil, Yongsan-gu, Seoul (서울시 용산구 우사단로10길 45) 070-4110-0087 Nasi Bebek, Koshary Mesir, Molokhia Daging - Itaewon Usadan-gil, Itaewon Shopping Street, War Memorial of Korea 15 Self Certified Turki Cappadocia (카파도키아) 123-9, Geumdan-ro, Geumjeong-gu, Busan (부산 금정구 금단로 123-9) 051-515-5981 Kebab Ayam, Kebab Shish Parkir, Musholla Beomeosa Temple 16 Self Certified Timur Tengah Dubai(두바이) 192, Itaewon-ro, Yongsan-gu, Seoul (서울특별시 용산구 이태원로 192) 02-798-9277 Dubai Mix Grilled, Nasi Ayam Mandi, Mazza Falafel - War Memorial of Korea, Itaewon Street 17 Self Certified India Foreign Restaurant(포렌 레스토랑) 42, Usadan-ro, Yongsan-gu, Seoul (서울 용산구 우사단로 42) 02-794-9292 Kare Sayur, Kare Ayam, Tandoori Ayam - National Museum of Korea, Itaewon Shopping Street 18 Self Certified Timur Tengah Hibiscuss (파티나라하이비스) 2F, 102, Tongil-ro, Jung-gu, Seoul(서울특별시 중구 통일로 102, 2층) 02-577-3434 Paket Ayam Biryani, Kabsa Lab Parkir Musical Fanta-Stick Seoul, Deoksugung, Seoul Museum of History 19 Self Certified Malaysia ITAEWON KITCHEN (이태원 키친) 2F, 34, Usadan-ro, Yongsan-gu, Seoul (서울시 용산구 우사단로 34 2층) 02-3785-2468 Nasi Goreng Ayam, Nasi Kambing, Kebab Kobideh - Itaewon Usadan-gil, Itaewon Street, War Memorial of Korea 20 Self Certified Malaysia KB RESTAURANT & HALAL FOOD (케이비레스토랑할랄푸드) 1B, 42, Jogang-ro, Tongjin-eup, Gimpo-si, Gyeonggi-do(경기 김포시 통진읍 조강로 42 지하1층) 031-981-3293 Naan, Kare Daging, Acar Sayuran Parkir Gimpo Sculpture Park, Gimpo Tea Etiquette Museum Deokpojin, Ganghwa Island

Perkembangan dan Kosakata Penting bagi Wisatawan Muslim di Korea

Panduan untuk wisatawan muslim dalam berwisata di Korea. Gunakan pictogram di halaman ini jika mengalami hambatan saat berkomunikasi dengan penduduk lokal di Korea. Temukan juga berbagai informasi mengenai perkembangan lingkungan ramah muslim di Korea berikut di bawah ini.

Tentang Visa Korea Bagi Turis Indonesia

Kunjungan warga negara Indonesia ke Korea Selatan mengalami peningkatan setiap tahun, seiring dengan Gelombang Hallyu (Korean Wave) yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2018, Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia telah menerbitkan 157.924 visa (meningkat 15% setiap tahun). Sehingga Kementerian Luar Negeri Republik Korea, Kementerian Hukum Republik Korea dan Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia membuka Korea Visa Application Center (KVAC) untuk mempermudah proses pengajuan visa bagi warga negara Indonesia yang ingin mengunjungi Korea Selatan. KVAC mulai beroperasi menerima pengajuan visa Korea sejak tanggal 2 Mei 2019 dan berlokasi di Lotte Mall Jakarta, lantai 5 . Informasi lebih lanjut mengenai pengajuan visa dapat dilihat di website KVAC www.visaforkorea-in.com, sedangkan infomasi lengkap terkait jenis-jenis visa serta dokumen persyaratan visa Korea dapat dilihat pada website sites.google.com/view/koreanembassy2/home. KVAC juga memberikan informasi terbaru mengenai pengajuan visa Korea melalui Instagram www.instagram.com/kvac_id serta membuka layanan pelanggan melalui aplikasi pesan WhatsApp di nomor +62 811-1214-001 . Kehadiran KVAC merupakan bagian dari usaha Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia (tahun 2019, yaitu Duta Besar H.E Kim Changbeom) untuk meningkatkan sistem visa sehingga warga negara Indonesia dapat mengunjungi Korea Selatan secara lebih efektif lagi. Melalui peningkatan sistem visa ini diharapkan akan terjadi pertukaran manusia dan budaya dengan Indonesia yang lebih aktif yang mana Indonesia adalah negara kunci kebijakan menuju New Southern Policy. Sedangkan untuk infomasi-informasi terbaru terkait kebijakan visa Korea dapat diakses melalui website Kedutaan Republik Korea untuk Indonesia berikut overseas.mofa.go.kr/id-id/brd/m_2710/list.do (bagian Pengumuman Konsulat).

Empat Musim di Korea

Iklim Korea tergolong ke dalam iklim benua jika dilihat dari temperatur dan angin yang bertiup dan curah hujan. Iklim Korea dibedakan menjadi empat jenis musim, yaitu: musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin. Selama kurun waktu musim gugur, iklim di Korea cukup hangat, cuaca pun cerah, langit berwarna biru, dengan dedaunan menakjubkan. Musim dingin sangat dingin dan kering, namun merupakan waktu tepat untuk berkunjung ke Korea bagi wisatawan yang tertarik dengan olahraga musim dingin, karena Korea memiliki banyak tempat untuk olahraga ski. Musim semi yang dimulai pada bulan April hingga Mei juga sangat indah dengan pohon bunga ceri ( cherry blossom ) bermekaran. Namun, musim ini tergolong musim padat pengunjung, sehingga turis perlu memesan terlebih dahulu untuk dapat memastikan akomodasi dan fasilitas wisata tersedia. Bulan-bulan musim panas sangatlah lembab, panas dan agak ramai, karena ketika musim hujan sudah tiba maka banyak kegiatan yang harus disesuaikan dengan fluktuasi hujan yang lebat. MUSIM SEMI Musim semi dimulai pada akhir bulan Maret hingga bulan Mei. Suhu sejuk dan cuaca cerah menjadikan musim semi sebagai musim paling ideal untuk berwisata. Pengunjung dapat menikmati deretan pohon bunga ceri ( cherry blossom ), hamparan bunga Forsythia , bunga Azaleas , bunga Magnolias , bunga Lilacs dan berbagai jenis bunga lainnya yang bermekaran pada puncak musim Semi. MUSIM PANAS Musim Panas dimulai pada bulan Juni hingga Agustus, dan puncak musim panas adalah bulan Agustus. Keringnya musim dingin dan musim semi seakan menghilang selama musim panas tiba karena suhu musim panas sangat tinggi dan lembab. Umumnya, antara akhir bulan Juni hingga pertengahan bulan Juli di Korea sudah masuk musim hujan, karena adanya pergantian musim. Selama musim hujan di Korea tidak ada terik panas, dan untuk beberapa minggu biasanya berawan disertai hujan lebat hingga tiga minggu. Frekuensi hujan disebut Jangma , dan angin topan secara langsung bisa mengakibatkan kerusakan pada tanaman. Pada musim panas, banyak terdapat buah-buahan di antaranya adalah buah Semangka, Melon, buah Persik, dan banyak sayuran. Selain itu, wilayah pegunungan tertutup oleh tanaman hijau. Untuk menghindari teriknya panas matahari, orang Korea biasanya pergi mendaki gunung, pergi ke pesisir pantai, atau ke daerah lembah untuk menikmati waktu liburan musim Panas. MUSIM GUGUR Musim Gugur di Korea dimulai pada bulan September hingga bulan November. Udara di musim gugur dingin dan kering, disertai langit biru dengan sedikit awan. Orang Korea menyebut musim gugur dengan sebutan Cheon-go-mabi . Panasnya musim panas sepertinya masih bersisa di bulan September. Udaranya panas pada waktu siang, tetapi udara di pagi hari dan sore dingin. Pada bulan Oktober, terdapat sedikit curah hujan dan tingkat kelembaban di udara pun menurun, sehingga cuacanya sedikit kering. Di akhir musim panas hingga awal musim gugur, angin topan muncul dari arah Pasifik Selatan. Musim gugur merupakan musim indah dengan dedaunan berjatuhan. Dedaunan pohon Maidenhair dan pohon Maple berubah warna menjadi kuning keemasan dan merah di seluruh Korea. Selama musim gugur, masyarakat Korea senang pergi mendaki gunung untuk menikmati pemandangan indah dari dedaunan musim gugur. Warna gradasi pepohonan dan dedaunan yang berjatuhan di musim gugur mengundang banyak pengunjung baik domestik dan internasional. Musim gugur juga dikenal sebagai musim panen melimpah, di antaranya panen padi, ubi, buah apel, buah persik, dan buah Jujube. Istilah Cheongomabi berarti “langit tinggi dan kuda gemuk’, menggambarkan musim gugur. Pada musim ini, langit sangat biru, jernih dan bersih, sehingga sangat bagus untuk pergi tamasya, ditambah dengan musim panen berlimpah membuat pilihan kuliner beragam. MUSIM DINGIN Musim Dingin di Korea dimulai antara bulan Desember hingga Februari, dengan suhu terdingin pada sekitar bulan Januari mencapai minus 5 hingga 10 derajat Celcius. Di musim dingin, hari-hari menjadi lebih pendek, sinar matahari muncul lambat dan matahari tenggelam lebih awal. Biasanya terdapat siklus tiga hari dingin yang diikuti dengan empat hari hangat, disebut dengan istilah Samhansaon . Daerah pegunungan di provinsi Gangwon-do turun hujan salju sejak awal musim dingin, dengan suhu dingin dan kering karena angin berhembus dari Siberia. Antara bulan Desember hingga bulan Februari terdapat liburan hari-hari besar, yaitu: hari Natal, Tahun Baru Masehi, dan Tahun Baru Lunar. Sementara antara bulan Februari hingga awal bulan Maret adalah masa untuk wisuda dan awal masuk sekolah. Untuk daerah pedesaan, selama musim dingin lahan pertanian istirahat sejenak sampai tiba masa bercocok tanam di musim semi, selain itu beberapa jenis sayuran tumbuh dan dikembangkan di dalam rumah kaca. Antara bulan November hingga Desember biasanya dilakukan persiapan pembuatan Kimchi dengan skala besar yang bisa dikonsumsi sepanjang musim dingin. Proses persiapan Kimchi dengan skala besar ini disebut Gimjang .

Media Sosial

Tautan Penting